Dalam dunia kerja,pemilihan busana kerja itu salah satu aspek yang mendukung kesuksesan
karir! Ketika menghadiri interview seorang calon karyawan akan berpakaian seprofessional
mungkin untuk memberikan kesan pertama yang baik dari sang pewawancara. Cara anda
berpakaian, dan apa yang anda pakai disadari maupun tidak, mencerminkan kepribadian,
maksud dan tujuan anda. so jangan salahkan perusahaan kalo anda tidak diterima kerja di
tempat mereka karena anda memakai celana jeans saat wawancara, atau mengenakan setelan
jas / blazer dengan kombinasi warna ‘tabrak lari’ atau motif yang terlalu ´berteriak ´.
Pencitraan diri yang baik juga dari pemilihan warna pakaian loh... Secara kejiwaan, warna
itu diyakini memiliki kekuatan khusus yangg bisa mempengaruhi mood, emosi, sampai
kesehatan baik bagi pemakainya maupun orang di lingkungan sekitarnya. Dalam pemilihan
busana kerja, psikologi warna dapat dipakai sebagai acuan karena warna apapun yang anda
pilih nantinya akan menyampaikan kesan yang kuat tentang kepribadian maupun image anda
Hitam dan Abu-abu = Serius Konservatif
Banyak yang meyakini bahwa pakaian dengan warna dasar hitam mengesankan keseriusan
dan formalitas. Mungkin itulah sebabnya kebanyakan setelah jas atau blazer tersedia dalam
hitam. Warna hitam ini menunjukkan adanya kekuasaan (power), semakin gelap warnanya,
semakin powerful kelihatannya. Sementara abu-abu hampir pasti bisa dikenakan oleh siapa
aja karena memiliki banyak gradasi warna sebagai pilihan yang memberi kesan sophisticated.
Abu-abu juga mengisyaratkan bahwa si pemakai orang yang konservatif, pintar, bisa
diandalkan, dan stabil. Gunakan warna ini untuk menyampaikan kesan anda orang yang
bertanggung jawab. Kombinasikan unsur abu-abu pada penampilan anda seperti blus, dasi,
tas, sepatu, tapi hindari memakainya dari atas ke bawah karena anda akan dianggap sebagai
orang yang membosankan
Merah = Menarik Perhatian
Warna merah sangat atraktif dan membuat pemakainya terlihat menonjol. Saat membawakan
presentasi atau pidato,kenakan pakaian bernuansa warna merah karena warna ini akan
menarik perhatian. Merah juga identik dengan fashion, memakai warna ini bisa memberi
kesan bahwa anda orang yang semangat, determined, dan berani. Jika anda seorang team
player, jangan terlalu sering atau banyak menggunakan warna ini dalam keseluruhan
penampilan anda karena anda akan terlihat lebih menonjol dari rekan-rekan anda yang lain.
Kuning dan Oranye = Pembawa Keceriaan
Jika anda sedang tidak bersemangat, coba pakai pakaian warna kuning atau orange.
Warna-warna ceria ini membawa efek kegembiraan pada pemakainya. Warna kuning
khususnya dapat menimbulkan rasa optimis dan penuh harapan. Kuning juga membantu
menstimulasi pikiran agar lebih berpikir jernih dan menghasilkan ide-ide brilian. Sementara
orange adalah pembangun spirit yang baik dan merupakan anti-depressant yang ampuh. Jika
anda ingin mencoba mengkombinasikan warna ini dalam pakaian kerja, cobalah untuk
memadu padankan warna-warna ini dengan warna lain yang lebih soft atau warna basic yang
bisa mengurangi ´keceriaan´-nya.
Biru = Penuh Percaya Diri
Warna ini adalah yang paling populer digunakan oleh para karyawan karena menimbulkan
kesan formal tapi tidak terlalu serius. Pastikan anda memiliki satu stel jas, blazer, atau
atasan berwarna ini karena sifatnya yang sangat fleksibel. Jika anda mau sedikit bergaya
klasik, gunakanlah warna biru tua/gelap. Biru yang lebih terang seperti navy blue dan biru
langit menggambarkan kepercayaan diri yang tinggi. Bahkan sebuah penelitian menyebutkan
bahwa navy blue merupakan warna yang paling baik untuk dipakai saat wawancara kerja.
Warna lainnya
Pink terkesan lembut, hangat dan feminin sementara ungu memberi aura positif. Namun pink
juga memberi kesan less-aggressive dan kurang bersemangat. Cokelat yang identik dengan
warna bumi memberi efek kedewasaan kepada pemakainya. Hijau memberi kesan rileks dan
menenangkan. Sedangkan putih mengesankan kepolosan, kesucian, dan membawa perasaan
damai.
Kalau anda adalah pelaku bisnis atau bekerja di sektor bisnis, warna wajib yang harus
menghiasai lemari pakaian anda adalah navy blue, abu-abu dan hitam. Anda bisa
menambahkan aksen warna lain yang lebih ceria jika tidak ingin terlihat membosankan. Yang
perlu diingat adalah memilih warna pakaian yang sesuai dengan situasi, kondisi, tempat, dan
kepentingan. Jangan sampai meeting anda dengan klien jadi kurang nyaman hanya karena
anda salah memilih pakaian atau salah kostum. Pilihlah pakaian anda dengan bijak, sesuai
dengan situasi dan kondisi serta pesan yang ingin anda tampilkan,karena penampilan anda
sendiri yang menentukan kesuksesan anda
sumber